Kunir Putih dan Temu Mangga Efektif Melawan KankerPengobatan herbal atau yang berasal dari tumbuhan alami kini menjadi alternatif dari pengobatan medis konvensional. Herbal tak hanya diyakini dapat menyembuhkan penyakit biasa. Tumor ganas atau kanker sekalipun bisa disembuhkan.

Di kutip dari Health Kompas Pengobatan herbal untuk kanker sendiri telah dibuktikan oleh Eko Wahjuni. Wahjuni adalah seorang dokter yang menderita kanker di payudara, ovarium, paru-paru, usus halus, hingga kandung kemih. Ia cukup mengonsumsi kunir putih untuk mematikan kanker dalam tubuhnya. Wahjuni menjelaskan, kunir putih mengandung zat ribosome inactivating protein (RIP). Di dalam tubuh, zat ini akan menempel ke dalam sel tubuh yang kurang normal. Zat ini kemudian membuat sel tersebut tak lagi berkembang biak. Sel pun memiliki batasan umur sehingga setelah lama tidak berkembang biak, sel kanker tersebut akan mati. “Kunir putih tidak membunuh, tapi membuat sel kanker mandul atau tidak berkembang,” jelas Wahjuni saat ditemui di Rumah Sakit Siloam, TB Simatupang, Sabtu (6/9/2014).

Anti-oksidan dan Anti-inflamasi

Temu Mangga (Curcuma mangga), sebagai anggota keluarga besar Curcuma, mengandung zat kurkumin.

Dalam buku Encyclopedia of Medical Plants dinyatakan, kurkumin mempunyai khasiat: anti-oksidan dan anti-inflamasi.

Bahkan khasiat anti-oksidannya lebih kuat dari vitamin E, sedangkan khasiat anti-inflamasinya lebih kuat daripada hidrocortison kimia/sintetis.

Kesimpulannya, kedua kandungan kurkumin tersebut sangat berperan dalam memerangi kanker,  yaitu mencegah kerusakan gen sekaligus mencegah peradangan (inflamasi), karena pada penyakit kanker selalu  terjadi inflamasi.

Penetrasi ke dalam sel kanker

Hasil penelitian Dr. Retno S. Sudibyo yang dimuat dalam Tempo 30 Mei 1999 menyebutkan bahwa Curcuma mangga mengandung “protein toksis”, sejenis Ribosome in Activating Protein (R.I.P.).

Inilah protein yang mampu menonaktifkan ribosom, sehingga sintesa protein di dalam sel terganggu. Protein tersebut lebih mudah melakukan penetrasi ke dalam sel kanker daripada sel sehat.

Akibatnya, sel kanker tidak dapat berkembang biak. Karena sel kanker memiliki batas umur, maka lama-kelamaan akan habis dengan sendirinya.

Dari uraian tersebut terlihat tiga manfaat dari Curcuma mangga dalam memerangi kanker, yaitu:

  • R.I.P. – memblokade pengembangbiakan sel kanker, sehingga lama-lama akan habis.
  • Antioksidan pada kurkumin mencegah kerusakan gen, di mana kerusakan gen adalah salah satu penyebab timbulnya kanker.
  • Zat anti-inflamasi pada kurkumin bermanfdat menghilangkan peradangan, padahal kanker selalu disertai peradangan.

Karena Curcuma mangga termasuk hahan alami, maka pemakaian dalam jangka panjang sekalipun tetap aman bagi manusia. 

Pencegahan tetap lebih baik

Tidak semua penyakit kanker mudah dideteksi sejak dini. Malah ada beberapa kasus yang baru diketahui setelah menginjak stadium lanjut.

Kita semua mengetahui bahwa obat kanker adalah untuk mengobati penderita kanker. Bukan untuk orang sehat.

Perpaduan  Kunir Putih dan Temu Mangga yang Efektif Melawan Kanker

Kunir Putih Plus bukanlah obat, tetapi bahan alami yang berkhasiat untuk menghambat laju pengembangbiakan  sel kanker, sekaligus bermanfaat untuk mencegah kerusakan gen – salah satu penyebab timbulnya kanker.

Sifat dari kandungan Kunir Putih Plus, yaitu R.I.P., adalah menghambat laju pengembangbiakan sel kanker. Sehingga efek terapinya bersifat tidak langsung, yaitu menunggu matinya sel kanker itu sendiri.

Kesimpulannya, efek terapi dengan bahan alamiah ini memerlukan waktu yang relatif panjang. Hasil kemajuan penderita juga relatif pelan, yang berarti memerlukan kesabaran.

Namun kenyataan yang mendukung, yaitu bahwa Kunir Putih Plus adalah bahan alami, sehingga aman bagi penderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *