5 Makanan Tak Bersahabat dengan Asam Urat – Kalau kondisi sehat, makan apa pun tak masalah. Tubuh kita tak akan protes atau ngasih alarm berupa rasa sakit. Namun keadaannya akan berbeda saat tubuh kita sudah terlanjur kena sakit tertentu. Misalnya saja asam urat. Supaya sakit tak jadi tambah parah, mau nggak mau kita mesti pilih-pilih makanan. Ada yang makanan tertentu yang dianjurkan, ada pula yang mau nggak mau mesti dipantang. Atau paling tidak dikurangi. Nah, bagi yang udah kena asam urat berikut beberapa makanan yang perlu “diwaspadai”:

1. Bayam

Bayam merupakan sayuran yang menyehatkan. Meski nggak akan membuat orang sekuat Popeye tapi percayalah sayuran ini kaya serat, berlimpah nutrisi. Sayangnya, sebagian ahli kesehatan tak merekomendasikan bayam untuk penderita asam urat. Alasannya, karena kandungan purin dalam bayam tergolong tinggi. Padahal purin tidak bersahabat dengan sakit asam urat. Meski demikian sebagian ahli yang lain menganggapnya tak masalah. Dengan alasan, kandungan purin dalam bayam tersedia secara alami. Jadi, tidak berbahaya bagi penderita asam urat. Lepas dari silang pendapat tersebut, kalaupun mesti mengonsumsi bayam, secukupnya saja. Jangan terlalu banyak seperti saat kondisi sehat.

2. Minuman Bersoda

Siapa yang gemar minum minuman bersoda? Mungkin banyak. Tapi bagi Anda yang kena asam urat sebaiknya menahan diri untuk mengonsumsinya. Penelitian menyebutkan, bahwa minuman bersoda tidak baik bagi penderita asam urat. Minuman bersoda umumnya mengandung gula fruktosa. Sementara di dalam tubuh fruktosa ini dipecah. Salah satu hasil pecahan fruktosa tak lain adalah purin. Orang yang mengonsumsi minuman bersoda lebih dari 2 kali sehari siap-siap asam uratnya naik sampai 85 %. Jadi lebih baik kurangi meminumnya.

3. Asparagus, kembang kol dan Jamur

Asparagus dan kembang kol manfaat dan nutrisinya keren. Tapi keduanya dianggap sebagai sayuran yang tak ramah dengan penderita asam urat. Tentu saja, menurut pendapat sebagian ahli. Hal ini dikarenakan asparagus memiliki kandungan purin tinggi, yaitu 23 gram per 100 gram asparagus. Adapun kembang kol, memiliki kandungan purin sebanyak 51 gram per 100 gram kembang kol. Jamur senasib dengan asparagus dan kembang kol. Karena ia mengandung cukup banyak purin. Dalam 100 gram jamur terdapat sebanyak 92-97 gram purin.

4. Daging Merah, Jeroan dan Makanan Berlemak

Orang yang kena asam urat juga sebaiknya mengurangi mengonsumsi daging merah.  Alasannya tak beda dengan sebelumnya, daging merah memiliki purin yang tinggi. Termasuk pula jeroan, seperti usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, dan ginjal. Hindari atau dikurangi.  Makanan berlemak pun demikian. Kenapa makanan berlemak perlu dikurangi? Ini terkait efek makanan berlemak yang dapat meningkatkan berat badan. Ketika berat badan naik, tubuh harus ekstra dalam menghasilkan insulin. Dampaknya buruknya kerja ginjal jadi terganggu. Padahal asam urat yang berlebih menjadi tugas ginjal untuk membuangnya. Kalau ginjal terganggu, asam urat pun bertumpuk di dalam tubuh.

5. Seafood

Seafood seperti udang, kepiting, remis, tiram, dan cumi-cumi jadi daftar berikutnya. Lagi-lagi karena hasil laut tersebut diketahui mengandung purin yang tinggi. Kalau demikian, apakah tak boleh sama sekali makan produk laut? Tidak juga. Tidak semua produk laut  berbahaya bagi penderita asam urat. Misalnya saja ikan. Ikan tetap bisa dikonsumsi orang yang sakit asam urat.

Makanan-makanan yang disebutkan di atas memang enak di lidah. Boleh jadi sebagian kita merasa berat untuk meninggalkannya. Namun, bagaimanapun kesehatan tentu lebih berharga dibandingkan sekadar menuruti keinginan makan. Jadi bersabar dulu. Jangan berhenti berikhtiyar, mencari jalan-jalan kesembuhan. (**)